Jumat, 10 Desember 2010

CERMIN

Setetes embun jatuh
Terpantullah wajahku

Mahkotaku
Kelopakku
Tangkaiku

Begitu indah
Begitu tentram

Sang surya terbangun
Ah... silau
Terpantul lagi wajahku

Sang itik lewat mencebik padaku
Meledek
Kepalaku tertunduk
Air memantulkan wajahku

Ledekan sang itik
Bagaikan sarapan pagi bagiku
Ku mendongak

Ah...saudaraku, melati
Bersolek bersamaku
Cermin air pantulkan wajah kami

melati bagaikan putri salju
mahkota kecil
kelopak putih bersinar
tangkai semampai

ku tengok pantulanku
mahkota kecil
kelopak kecil
bau bagaikan bangkai

aku tertawa dalam hati
bagaikan Beuty and the beast
hati kecilku ingin seperti dia
namun takdir  berkata lain

pertanyaan itu kembali lagi
kami satu pohon
namun aku berbeda
maka aku bukan mereka

sang angin tertawa
hembusan angin membuatku jatuh
bersama angin ku berjalan
mencari asalku berada


http://www.flickr.com/photos/56227258@N02/5200873615/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar